Kabupaten Pekalongan – 31 Mei 2022. Perkuat sinergi dalam pengawasan orang asing Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang gelar Rapat Tim Pora Kabupaten Pekalongan

Dalam rangka memperkuat sinergi antar instansi serta penguatan pengawasan keberadaan Orang Asing, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang menyelenggarakan Rapat Tim Pora di Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2022 yang bertempat di Hotel Grand Dian Pekalongan pada hari Selasa 31 mei 2022. Rapat Tim Pora kali ini mengambil tema “Pengawasan Orang Asing pada masa adaptasi kebiasaan baru”.

Acara dimulai dengan laporan ketua penyelenggara yang disampaikan oleh Rahmad Suharto selaku Plh Kepala Kantor Imigrasi Pemalang. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Kepala Divisi Keimigrasian, Wisnu Dharu Fajar. Dalam sambutannya beliau menyampaikan dengan telah dibukanya kembali pintu perlintasan secara penuh maka diperlukan antisipasi terhadap kedatangan orang asing dan potensi kerawanan yang akan muncul. Oleh sebab itu menjadi tugas kita bersama sebagai bagian dari Tim Pora untuk dapat bersama sama membantu pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Orang Asing, karena salah satu fungsi dibentuknya Tim Pora adalah untuk saling bertukar informasi dalam kegiatan pengawasan kegiatan Orang Asing yang ada di wilayah kerja Kantor Imigrasi. Di akhir sambutan, Wisnu Dharu Fajar berharap kepada seluruh anggota Tim Pora untuk lebih meningkatkan kekompakan dan sinergi serta kolaborasi dalam kegiatan pengawasan Orang Asing demi tetap tegaknya kedaulatan NKRI

Acara dilanjutkan oleh pembekalan materi oleh Kasi Inteladakim, Washono serta diakhiri dengan sesi tanya jawab dan saling bertukar informasi antara anggota Tim Pora Kabupaten PekalonganKegiatan ini diikuti oleh 36 peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah di Kabupaten Pekalongan

Berikut ini ketentuan baru izin tinggal kunjungan bagi orang asing di Indonesia.

Informasi lebih lanjut bisa dibaca di www.imigrasi.go.id

Eits, jangan salah sangka dulu, percepatan layanan adalah layanan resmi yang ada di seluruh Kantor Imigrasi Indonesia. Layanan ini memungkinkan pemohon mendapatkan layanan extra dimana paspor dapat langsung jadi di hari yang sama.

Untuk mendapatkan layanan ini, sobat wajib datang pagi, sebelum jam 10 pagi dan membawa seluruh dokumen sesuai tujuan pembuatan paspor. Nah setelah dokumen dinyatakan lengkap, maka dilakukanlah proses pembuatan paspor dan harus segera dibayar setelah selesai wawancara dan pengambilan biometrik. Setelah pembayaran dikonfirmasi maka proses pencetakan paspor baru bisa dilakukan dan bisa diserahkan di hari yang sama.

Layanan percepatan ini bisa sobat dapatkan dengan membayar biaya layanan percepatan sebesar Rp. 1.000.000 dan ditambah biaya cetak paspor sebesar Rp. 350.000. Semua biaya disetorkan ke kas negara, jadi bukan masuk ke kantong perorangan ya!

Nah yuk di simak testimonial dari penikmat layanan percepatan di bawah ini!

Halo Sobat Gilang, masih ingat kan, kalau di Pekalongan ada cabang Kantor Imigrasi Pemalang? Yuk kita simak testimonial dari pemohon di sana!

Kami paham, cari cuan lagi tidak mudah, karena itu kami gratiskan paspormu, tapi ada syaratnya. Yuk Disimak caranya!

Pemalang-Tanpa pratanda, tiba-tiba media sosial gempar dengan kabar Ust. Abdul Somad kena deportasi dari Singapura. Ada apa gerangan yang terjadi?

Mengutip press rilis dari Ditjen Imigrasi Indonesia, kronologi pendeportasian UAH dan rombongannya adalah sebagai berikut:

Sebelumnya pemuka agama tersebut beserta keluarganya diketahui berangkat dengan menggunakan kapal MV. Brilliance of Majestic pada pukul 12.50 WIB menuju Singapura dari TPI Batam Center. Setiba di Singapura, ICA (Otoritas Imigrasi dan Pemeriksaan Singapura) menolak masuk (denied entry) tujuh orang tersebut dengan alasan tidak memenuhi syarat untuk berkunjung ke Singapura. Tujuh orang tersebut langsung kembali ke Indonesia pada kesempatan pertama dan tiba kembali di TPI Batam Center pada pukul 18.10. (https://www.imigrasi.go.id/id/2022/05/17/siaran-pers-otoritas-imigrasi-singapura-tolak-masuk-tujuh-wni/)

Menilik dari kutipan berita tersebut, sebenarnya tidak ada yang salah mengenai penolakan kedatangan oleh suatu negara, apapun alasannya, karena memang itu adalah mutlak bagian dari kedaulatan suatu negara. Hal ini ditegaskan oleh pernyataan Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi, Achmad Noer Saleh

“Tidak ada masalah dalam paspor mereka bertujuh, dari Imigrasi Indonesia sudah sesuai ketentuan. Alasan kenapa otoritas imigrasi Singapura menolak mereka itu sepenuhnya kewenangan dari Singapura, yang tidak bisa kita intervensi.”,

Menyusul berita pendeportasian ini, The Ministry of Home Affairs (MHA) segera memberikan press rilis terkait hal tersebut. Terdapat tiga poin utama yang dititik beratkan di situ:

  1. The Ministry of Home Affairs (MHA) confirms that Indonesian preacher Abdul Somad Batubara (Somad) arrived at Singapore’s Tanah Merah Ferry Terminal on 16 May 2022 from Batam with six travel companions. Somad was interviewed, following which the group was denied entry into Singapore and placed on a ferry back to Batam on the same day.
  2. Somad has been known to preach extremist and segregationist teachings, which are unacceptable in Singapore’s multi-racial and multi-religious society. For example, Somad has preached that suicide bombings are legitimate in the context of the Israel-Palestine conflict, and are considered “martyrdom” operations. He has also made comments denigrating members of other faith communities, such as Christians, by describing the Christian crucifix as the dwelling place of an “infidel jinn (spirit/demon)”. In addition, Somad has publicly referred to non-Muslims as “kafirs” (infidels).
  3. A visitor’s entry into Singapore is neither automatic nor a right. Each case is assessed on its own merits. While Somad had attempted to enter Singapore ostensibly for a social visit, the Singapore Government takes a serious view of any persons who advocate violence and/or espouse extremist and segregationist teachings. Somad and his travel companions were denied entry into Singapore.

(https://www.mha.gov.sg/mediaroom/press-releases/mha-statement-in-response-to-media-queries-on-abdul-somad-batubara)

Nah, apa pendapat sobat Gilang semuanya?

Paspor sobat sudah siap diambil? Yuk disimak syarat pengambilannya agar tidak ditolak ketika ke Imigrasi ya

Terima Kasih atas kepercayaan sobat sekalian, hasil survey kepuasan masyarakat serta persepsi anti korupsi Kantor Imigrasi Pemalang kembali menghasilkan nilai yang Sangat Memuaskan.
Mohon untuk tidak bosan mendukung kami dalam memberikan layanan yang sangat baik dan sangat memuaskan ini ya sobat,

Kantor Imigrasi Pemalang mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2022/2566 BE (Buddhist Era). Sabbe Satta Bhavantu Sukithata. Semoga semua makhluk berbahagia.

Kantor Imigrasi Pemalang melaksanakan upacara dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2022.