#SahabatPengayoman Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly, menemui 200 anggota komunitas kreatif di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui kegiatan Yasonna Mendengar. Pada pertemuan ini, Yasonna menyampaikan bahwa produk kekayaan intelektual (KI) yang telah tercatat maupun terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dapat dijadikan jaminan fidusia baik untuk bank maupun nonbank. Tak hanya berkesempatan berdialog langsung dengan Menteri Hukum dan HAM, para komunitas yang telah diundang untuk mendapatkan pencatatan hak cipta dan pendaftaran merek secara gratis dari DJKI loh. Simak keseruan acaranya di postingan ini yaa 
#YasonnaMendengarMakassar 

https://www.instagram.com/reel/CjHYDmHAN72/?utm_source=ig_web_copy_link

Ada satu ayat, yang derajatnya sangat tinggi, dan faedahnya sangat banyak, sehingga ketika ayat itu dibaca, maka Allah SWT menjanjikan perlindungan bagi dia. Ayat itu adalah ayat kursi.

Sepotong intisari dari siraman rohani di atas mungkin telah diketahui sebagian besar umat Islam, namun bagi pegawai Kantor Imigrasi Pemalang, penjabaran hal itu malah menjadi hal yang menarik untuk disimak.

Mari kita simak rekaman audio siraman rohani pagi ini, semoga dapat dijadikan hikmah dan memperdalam khasanah pengetahuan keislaman kita

Semarang,22 September 2022
Bertempat di Aula Kresna Basudewa Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah dilaksanakan kegiatan Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Alumni Politeknik Imigrasi (IKA Poltekim) Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta oleh bapak Prof. Dr. M. Iman Santoso, S.H., M.H., MA selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Politeknik Imigrasi.Peserta yang di lantik merupakan jajaran pegawai Divisi Keimigrasian dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Kanwil Kemenkumham Jateng dan D.I. Yogyakarta.

Kajen – Stigma birokrasi yang mempersulit dan susah dijangkau adalah salah satu PR berat yang diemban seluruh instansi plat merah negeri ini. Citra yang terlanjur melekat tersebut harus segera ditangkal! Imigrasi Pemalang sebagai salah satu instansi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat pun tidak luput dari imaji yang tidak mengenakkan tersebut. Karena itulah, Kantor Imigrasi yang terletak di pesisir utara pulau jawa ini menelurkan berbagai inovasi yang memudahkan. Salah satunya adalah program PANGLING, Paspor Keliling.

Foto: ilustrasi Jokowi (Edward Ricardo/ CNBC Indonesia)

“Seharusnya, auranya adalah memudahkan dan melayani”

—Joko Widodo

Kutipan Presiden Republik Indonesia yang menyentil layanan keimigrasian ini tentunya menjadi cerminan betapa layanan plat merah benar-benar harus bertransformasi. Sudah tidak jamannya birokrasi bersifat priyayi, yang inginnya mengatur, tapi lebih menjadi abdi, yang bersifatkan melayani. Kantor Imigrasi Pemalang yang memiliki area layanan sangatl luas, terbentang dari Kabupaten Batang sampai Kabupaten Brebes tentunya harus memiliki trik jitu agar layanan keimigrasian tidak serta merta menjadi beban, tapi malah menjadi solusi yang menyenangkan. Tingginya permintaan layanan keimigrasian, seringkali terbentur dengan hambatan geografis.

Walaupun Kantor Imigrasi Pemalang sudah terbantu dengan keberadaan layanan keimigrasian di MPP Batang, UKK Pekalongan dan UKK Brebes, namun letak kantor layanan yang berada di jalur Pantura dirasakan masih sangat jauh dari jangkauan masyarakat yang terletak di sisi selatan Pantai Utara Jawa. Belum sempurnanya median jalan maupun moda transportasi yang memudahkan akses ke kantor-kantor layanan tersebut benar-benar menghalangi semangat mendekatkan layanan keimigrasian ke masyarakat. Sehingga, tercetuslah ide untuk memberikan layanan yang bersifat mobile agar masyarakat yang berlokasi jauh dari Pantura dapat mengakses layanan keimigrasian dengan lebih dekat dan lebih mudah.

GILANG PANGLING adalah salah satu jawaban agar masyarakat dapat menikmati layanan pembuatan paspor, tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor layanan yang berada di jalur pantura. Layanan pembuatan baru dan penggantian paspor karena habis berlaku ini bersifat mobile dan memungkinkan Imigrasi Pemalang untuk membuka layanan tersebut di lokasi yang dirasa strategis agar pemohon lebih leluasa dalam menyampaikan permohonan. Keleluasaan ini adalah perwujudan kemudahan layanan yang dijanjikan oleh Imigrasi Pemalang, diantaranya adalah:

  • Lebih dekat karena lokasi PANGLING ditargetkan di luar area pantura sehingga masyarakat yang memang berlokasi jauh dari Pantura dapat mengakses layanan Imigrasi dengan lebih nyaman
  • Lebih mudah karena tidak memerlukan aplikasi online, cukup dengan berkirim whatsapp sesuai kode pesan yang ditentukan, pemohon sudah dapat booking antrian
  • Lebih sederhana karena hanya dua layanan utama yang diusung, yaitu pembuatan paspor baru dan penggantian paspor karena habis berlaku saja

Secara garis besar, alur PANGLING adalah sebagai berikut.

  1. Pemohon cukup berkirim whatsapp untuk booking antrian
  2. Sebelum menuju lokasi PANGLING, diharapkan pemohon sudah menyiapkan berkas yang diperlukan dan memfotokopi berkas tersebut serta membawa serta dokumen aslinya
  3. Begitu datang, petugas akan memverivikasi pendaftaran dan dokumen yang dibawa
  4. Setelah terkonfirmasi, maka petugas akan memproses permohonan
  5. Setelah foto dan wawancara, pemohon harus segera membayar permohonan sesuai dengan kode billing yang diberikan
  6. Paspor bisa diambil terhitung 3 hari kerja setelah pembayaran, apabila tidak ditemukan kendala

Salah satu area yang dinilai strategis untuk dilakukan PANGLING adalah area Kajen di Kabupaten Pekalonngan. Secara geografis, Kajen terletak di tengah-tengah area yang dapat mudah dijangkau pemohon yang berlokasi di area pegunungan Kabupaten Batang maupun yang bermukim di area Kabupaten Pekalongan. Akses jalan yang memudahkan petugas maupun pemohon untuk menjangkau area tersebut juga menjadikan Kajen sebagai salah satu destinasi PANGLING. Selain itu, secara demografis, area Kajen didapati banyak pemohon keimigrasian sehingga dengan dibukanya PANGLING di area tersebut, pemohon potensial di sekitar area tersebut dapat segera mengajukan permohonan.

PANGLING memang bersifat tentative, yang berarti tidak ada jadwal yang saklek. Hal ini bertujuan agar layanan ini tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu yang menyalahguanakan layanan ini demi kepentingan pribadi. Selain itu, sifat PANGLING yang mobile dan jumlah pegawai Kantor Imigrasi Pemalang yang terbatas juga menjadi penyebab layanan PANGLING tidak bisa dilaksanakan secara berkala dengan jadwal yang pasti.

Lantas bagaimana apabila ada pemohon yang membutuhkan layanan dalam jumlah banyak dan tidak bisa menuju ke area kantor layanan di pantura? EAZY PASPOR jawabannya. Penasaran dengan program tersebut? Tunggu artikel selanjutnya ya

JAKARTA – Hasil kajian Ombudsman RI menunjukkan bahwa Kemenkumham telah melaksanakan seluruh saran kebijakan lalu lintas WNA ke Indonesia semasa penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi nasional. Salah satunya adalah penerbitan Permenkumham No. 34 tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian dalam Masa Penanganan Penyebaran Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Kami mengapresiasi respon ditjen imigrasi bahwa saran dari Ombudsman dapat dijalankan sebaik-baiknya. Seperti kita tahu selama pandemi isu perlintasan mendapat perhatian luas dari masyarakat,” ungkap Ketua Ombudsman, Muhammad Najih saat memberikan sambutannya di

Gedung Ombudsman RI, Kamis (14/09/2022).

Ia melanjutkan, sangat penting menjaga agar perlintasan keluar/masuk negara tidak hanya memenuhi syarat administratif tetapi juga standar kesehatan. Hal ini guna menjamin tidak ada kerugian yg bisa timbul di kemudian hari.

“Ombudsman melihat bagaimana pelaksanaan kebijakan praktis yang dilaksanakan di keimigrasian misalnya Permenkumham No 27 Tahun 2021 tentang pembatasan Orang Asing masuk ke Indonesia dalam masa PPKM. Kami melihat pelru ada evaluasi kebijakan keimigrasian di masa pandemi dan ini direspon baik oleh Imigrasi,” pungkas Najih.

Beberapa poin saran kebijakan lalu lintas WNA ke Indonesia itu antara lain:

– Penerbitan Permenkumham No. 34 tahun 2021

– Pengetatan permohonan visa, yakni membuat ketentuan tentang pihak penjamin

– Peningkatan kompetensi petugas penginput data di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI)

– Integrasi data perlintasan WNA yang masuk RI, data izin tinggal dan data permohonan paspor

– Kemenkumham terus melakukan sinkronisasi data dan pengembangan Master Data Management (MDM) yg meliputi distribusi, konsolidasi, sinkronisasi dan data cleansing.

Selain itu, Ombudsman berharap agar pelayanan Visa on Arrival dapat semakin maksimal dengan fasilitas serta sarana dan prasarana yang memadai. Sehubungan hal tersebut, Direktur Lalu Lintas Keimigrasian, Amran Aris yang hadir secara langsung menyampaikan bahwa Imigrasi saat ini menyelenggarakan layanan Visa on Arrival dengan skema pembayaran sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 225 Pasal 28.

“Dalam pasal tersebut dinyatakan bahwa collecting agent dilarang mengenakan biaya atas

transaksi setoran Penerimaan Negara kepada Wajib Pajak/Wajib Bayar/Wajib Sektor. Ada

beberapa negara seperti contohnya Turki telah menerapkan biaya tambahan untuk pengajuan

Visa on Arrival sebelum tiba di negaranya, namun kita menerapkan PMK 225 sehingga terkait

layanan pembayaran seperti ini akan dikoordinasikan lebih lanjut,” jelas Amran.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sistem Teknologi dan Informasi Keimigrasian, Agato P. P. Simamora menambahkan, biaya tambahan yang dimaksud adalah biaya remitansi (swift) dari bank di luar negeri ke akun bank di Indonesia.

“Kami ingin ada aplikasi yang langsung bisa bayar dari luar negeri. Kalau kode billing, hambatannya adalah tidak ada nomor aku atau nomor bank. Maka harus ada rekening penampung, akan tetapi masih terbentur izinnya. Terkait hal ini, Menkumham sudah mengirimkan suratnya dan sedang menunggu tanggapan,” ujar Agato.

Dalam kurun waktu Maret-September 2022, tercatat sebanyak 216.353 Visa on Arrival tujuan Wisata telah diterbitkan Imigrasi. Pengguna VoA didominasi oleh warga negara Australia, Singapura, Malaysia, Cina dan India.

Kantor Imigrasi Pemalang menggelar Sosialisasi Keimigrasian tentang Peraturan Keimigrasian Bagi Orang Asing pada tanggal 15 September 2022 di Hotel Santika Kota Pekalongan.

Sosialisasi kali ini membahas tentang Ijin Tinggal untuk Tenaga Kerja Asing dan Perkawinan Campur. Dengan menghadirkan narasumber dari Disdukcapil Kota Pekalongan, Seksi Inteldakim dan Intaltuskim Kantor Imigrasi Pemalang.

Peserta yang berasal dari Instansi yang berhubungan dengan orang asing, seperti Disnaker, Kemenag dan Dukcapil dari sekitar Kota Pekalongan, Kelurahan, Perusahaan pengguna TKA dan perwakilan Perca Jawa Tengah. Sosialisasi berjalan lancar dan peserta aktif bertanya tentang materi yang disampaikan.

#sosialisasi #perca #ijintinggal #perkawinancampur #imigrasi

Seringkali Kantor Imigrasi Pemalang memberitakan ada rapat TIM PORA di Kabupaten ini inu dan seterusnya. Nah, mungkin sobat MIDO penasaran, sebenarnya tugasnya ngapain aja? Nah, yuk disimak postingan berikut.

@imigrasipml

Imigrasi kalau lagi #action #colab sama instansi lain jadinya bagaimana ya

♬ original sound – Imigrasi pemalang – Imigrasi pemalang

walaupun lagi mager, kamu tetap bisa bayar paspor sambil rebahan loh. Cek this out

Sobat MIDO, walaupun calo selalu menggoda, tetap lebih enak kalau kita urus sendiri, ajukan sendiri, dan ambil sendiri paspor kita. Lebih enak lagi bila kita sudah dapat kuota Mpaspor sesuai rencana permohonan sobat sekalian

Ati ati, permohonanmu bisa hangus perkara lupa upload. Bisa dianggap duplikasi dan akhirnya berujung BAP dahulu, baru bisa proses

@imigrasipml

ti ati, permohonanmu bisa hangus perkara lupa upload. Bisa dianggap duplikasi dan akhirnya berujung BAP dahulu, baru bisa proses #entekadangkadang

♬ original sound – Imigrasi pemalang – Imigrasi pemalang