LAPOR 3.0 Jembatan Komunikasi Kantor Imigrasi dengan Masyrakat


Semarang. Saat ini Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah adalah satker terbesar yg ada di jajaran kemenkumham saat ini. Tentunya dengan banyaknya UPT yang ada, Satuan kerja ini akan rentan terhadap aduan dari masyarakat. Sampai saat ini, ada 35 aduan yg masuk via admin lapor Kanwil Jateng. Kantor Imigrasi sebagai frontline layanan keimigrasian rentan mendapat aduan dari masyarakat karena ada peralihan sistem, dan itu wajar.

Kita sebagai pelayan masyarakat wajib menjelaskan dan memberi pemahaman secara santun, tegas dan jelas. Karena itulah, segala bentuk komplain yg masuk di E-LAPOR harus segera ditindaklanjuti.
Sebagian besar keluhan yang masuk ke E-LAPOR adalah mengenai permintaan informasi. Karena itulah, laman web, channel medsos harus mengedepankan pemberian informasi kepada masyarakat agar jumlah aduan yg masuk ke E-LAPOR dapat berkurang.

Kendala utama para operator E-LAPOR di sini adalah tidak adanya notifikasi atas aduan yang masuk. Ketiadaan notifikasi ini tentunya akan menghambat kinerja penyelesaian aduan masuk yg secara SOP adalah 5 hari kerja. Karena itulah, perlu didorong ada tim penanganan aduan masyarakat yang bertugas memonitor dan berkoordinasi dengan bagian terkait terhadap segala aduan yang masuk ke aplikasi LAPOR.

Agenda kali ini intinya adalah untuk membahas LAPOR v. 3.0 ini. Sehingga diharapkan peserta dapat langsung familiar dan mengoptimalkan Aplikasi LAPOR ini sebagai satu-satunya kanal resmi Pemerintah RI dalam penanganan pengaduan.