Kantor Imigrasi Pemalang Menuju WBK/WBBM

13/03/2019. Bertempat di aula Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang, Kepala Divisi Keimigrasian Jawa Tengah, Bpk. Ramli HS., memberikan arahan seusai meninjau Unit Kerja Keimigrasian Brebes.

Dibuka oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang, Doni Alfisyahrin, Kepala Divisi Imigrasi Jawa Tengah memberikan wejangan kepada seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang. Beliau menitik beratkan bahwa demi menyongsong Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) setiap unsur yang ada di Kantor Imigrasi Pemalang harus siap dan berkomitmen dalam mewujudkan Zona Integritas yang dicanangkan tercapai pada tahun 2019 ini.

“Kalau perlu, bahkan sampai tukang parkir harus tahu alur layanan di Kantor Imigrasi”

” Jadi ketika pemohon turun dari kendaraan dan bertanya, semua bisa jawab, setidaknya harus kemana dulu kalau mau mengajukan permohonan paspor.” ungkap Kepala Divisi Keimigrasian Jawa Tengah dihadapan para pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Divisi Keimigrasian juga menerangkan bahwa Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang tidak perlu takut terhadap aduan dari pemohon. Selama Imigrasi menjalankan tugas sudah sesuai dengan SOP yang ada dan selalu berhati-hati dalam memberikan keputusan, Imigrasi tidak perlu takut terhadap laporan-laporan yang masuk.

Sebagai contoh, imbuhnya, terkait kasus penangguhan pemberian paspor terhadap 20 paspor bagi pelaut yang terjadi tahun 2018 kemarin. Setelah diperiksa ke dinas terkait, buku pelaut yang diajukan ternyata bodong alias palsu, sehingga komplain yang masuk mengenai Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang mempersulit permohonan paspor bagi pelaut dapat ditepis.
Kepala Divisi kemudian menambahkan mengenai tren-tren terkait perdagangan orang. Setelah pemerintah memperketat penerbitan paspor untuk tenaga kerja ke luar negeri terkair tindak pidana perdagangan orang. Muncul tren baru human trafficking dengan berkedok beasiswa sekaligus magang. Kasus yang dicermati baru-baru ini adalah mengenai adanya permohonan paspor di Imigrasi Cilacap bagi lima orang siswa yang mendapatkan beasiswa pemerintah Taiwan sekaligus magang di sana. Setelah di konfirmasikan ke perwakilan taiwan di Jakarta, diketahuilah bahwa tidak pernah ada kerjasama mengenai hal tersebut.

“Terkait hal ini, saya minta, seluruh Imigrasi di Jawa Tengah untuk selektif. Kalau tidak memenuhi unsur maka jangan diberikan persetujuan” tekan beliau.

ArabicChinese (Simplified)Chinese (Traditional)EnglishFrenchGermanIndonesianRussian